Budaya Berlalu lintas

Pagi ini, aku bete abizzz.. tau ga seh,,, hampir sj tadi kami keserempet bis kota, Kadang pengen deh memaki bis kota dan mobil angkot yg dgn sesuka hatinya naik dan turunkan penumpang di mana sj tanpa memikirkan org lain… serasa jalan dalam kawasan kekuasaannya.. gimana ya caranya supaya ada kesadaran dari pengendara??? belum lg kalau melihat semuanya serba ingin mendahului (emangnya dia sendiri apa yang ingin cepat??? atau pengen nunjukin kehebatan sebagai seorang “driver”) huh,,, sebel deh,,, belum lg kalau ada petugas dari dishub yg lewat suka bunyikan sirenenya agar kita kasih jalan… padahal ga ada pejabat or kontingen yg akan lewat tuh… (duh,, semua org pd nunjukin kepoweran masing-masing). Kami kan, selalu lewat jalan yg kearah bandara.. Nah,, disana org seperti dikejar waktu sehingga ingin menjadi org yg tercepat dan terdepan… :_((( huh,,,, N Yg paling ngebetein kalau ada yg buang ludah or dahak di jalan raya… sdh jelas sedang di jalan.. kog tega-teganya sih buang ludah or dahak tanpa memikirkan org di belakang. Kalau kena gimana?!?! belum lg kalau kita sedang rapi2 utk kerja (mikir ga sehhh). Ada lagi yg buang rokok di jalan.. Hah!! emang tak ada etika. Kapan ya kita dapat menikmati ketenangan?keamanan? sehingga pagi yg indah dapat kita nikmati sambil berjalan ke tempat kerja… Yah,, we wait aja deh… tapi harapanku.. siapa saja yg membaca keluhanku ini dapat mengerti dan membawa perubahan sehingga budaya berlalu lintas semakin meningkat dengan baik… semoga yah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: